Lawan Virus Corona dengan Imunitas Tubuh

Sejak pertama ditemukan di Wuhan pada Desember, hingga akhir bulan Januari 2020, jumlah negara yang terjangkiti virus Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) atau yang lebih populer dengan nama virus Corona telah mencapai 19 negara, mulai dari negara-negara tetangga China di Asia, seperti Thailand, Korea Selatan, Jepang, Singapura, dan Malaysia. Hingga ke negara-negara Eropa dan Amerika, termasuk Jerman, Prancis, Finlandia, Kanada, dan Amerika Serikat (AS). Jumlah kematian yang kini telah mencapai 213 orang akhirnya mendorong Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan penetapan darurat kesehatan global atas wabah virus Corona, di Jenewa, Swiss, sejak saat itu. 

 

Wabah virus Corona ini awalnya diduga ditularkan dari hewan ke manusia. Namun kemudian ditemukan bahwa virus ini pun menular dari manusia ke manusia. Infeksi virus Corona menyerang sistem pernapasan manusia dan bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, seperti hidung berair, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam. Menurut penelitian, gejala infeksi virus Corona akan muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah paparan virus Corona. Misalnya, kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan atau berjabat tangan dan tidak sengaja menghirup percikan air liur dari bersin atau batuk penderita virus Corona.

 

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi tentunya lebih berisiko menyerang orang tua dan orang yang sedang sakit atau yang memiliki kekebalan tubuh lemah. Jadi pada dasarnya, kamu bisa terhindar dari penularan virus ini jika memiliki kekebalan tubuh yang baik. Untuk menjaga kekebalan tubuh yang prima sehingga tidak terinfeksi virus, kita dapat meningkatkan sistem imun tubuh dengan mengonsumsi bervariasi jenis makanan sehat setiap harinya, selain tentunya mengimbangi dengan olahraga dan istirahat yang cukup.

 

Menurut Puteri Aisyaffa, Nutrition Expert YOUVIT, ada beberapa jenis zat gizi yang harus menjadi asupan rutin setiap harinya demi meningkatkan imunitas tubuh. Yuk, cari tahu apa saja!

 

1. Protein

 

 

Tubuh membutuhkan protein secara konsisten untuk menjaga ketahanan tubuh dari infeksi. Hal ini disebabkan karena sebagian besar mekanisme kekebalan bergantung pada produksi senyawa protein aktif. Bahan-bahan makanan yang mengandung protein terbagi menjadi dua jenis, yaitu protein nabati, seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan serta protein hewani yang termasuk ke dalam kelompok daging-dagingan.

 

2. Vitamin 

 

 

Tubuh juga membutuhkan vitamin yang telah terbukti berperan dalam menjaga imunitas tubuh dengan sangat baik. Namun, beberapa vitamin seperti vitamin A, B, dan C lebih dikenal untuk menjaga tubuh dari kondisi inflamasi (peradangan) sehingga sel imun bisa bekerja dengan maksimal dalam tubuh. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan perubahan imun dalam tubuh yang dapat meningkatkan penyakit infeksi dan juga angka kematian. Vitamin B dikenal sebagai vitamin yang berfungsi untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh. Fungsi inilah yang membuat vitamin B memiliki efek pada resistensi penyakit sel dan respon imun yang baik. Sementara vitamin C diketahui sebagai antioksidan dan berfungsi untuk melindungi sel-sel di dalam tubuh. Ketiga vitamin ini dapat kita peroleh dalam berbagai sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan juga daging-dagingan.

 

3. Lemak

 

Image result for fats

 

Tubuh pun membutuhkan lemak baik untuk membantu menjaga imunitas tubuh. Jenis lemak yang dapat melakukan tugas tersebut adalah PUFA (Poly Unsaturated Fatty Acid) seperti Omega-3 dan Omega-6. Jenis bahan makanan yang mengandung lemak baik ini dapat ditemukan pada ikan air laut, kacang-kacangan, dan polong-polongan.

 

4. Mineral 

 

Image result for minerals in food

 

Terakhir, sama seperti vitamin, mineral juga dikenal berperan menjaga imunitas tubuh dengan sangat baik. Beberapa jenis mineral yang dibutuhkan tubuh tersebut adalah zinc, tembaga, dan selenium. Zinc bisa ditemukan pada kacang-kacangan, kuning telur, dan daging. Tembaga yang menurunkan risiko terkena penyakit infeksi dapat ditemukan pada kentang, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan gandum. Sementara selenium yang berfungsi sebagai penghalang masuknya patogen infeksius ke dalam tubuh dengan membantu meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh dapat ditemukan pada telur, jamur, daging, dan kelompok ikan-ikanan.

 

Aisya pun memaparkan pentingnya mengonsumsi multivitamin tambahan seperti YOUVIT untuk memenuhi kebutuhan zat gizi harian tersebut. YOUVIT merupakan opsi untuk mengonsumsi multivitamin yang fun, enak, dan simpel yang memiliki Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang pas serta tidak berlebihan. Setiap gummy-nya lengkap dan seimbang dengan kandungan 10 vitamin dan 2 mineral penting. Rasanya pun mixberry enak.

 

Stay healthy everyone!

 

Comments (0)

Leave a comment