4 Cara Jaga Kesehatan Mental Selama Masa Karantina COVID-19

4 Cara Jaga Kesehatan Mental Selama Masa Karantina COVID-19

youvit_jaga_kesehatan_mental_selama_masa_karantina

Bukan hanya COVID-19 saja yang sekarang banyak memakan korban. Tahukah kamu bahwa belakangan makin banyak orang yang mengalami gangguan kesehatan mental akibat virus corona?

 

Memang sih, virus corona tidak secara langsung mempengaruhi kesehatan mental. Tapi terpaan berita yang tak habis-habis mengenai virus ini tentunya diam-diam memberi dampak secara psikologis.

 

Jangan-jangan, tanpa disadari, kamu termasuk salah satunya? 

 

Beberapa tanda gangguan kesehatan mental yang mungkin muncul di masa pandemi COVID-19

 

Wabah virus corona atau COVID-19 semakin meluas dan telah menjangkit 190 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Setiap hari berbagai media mengabarkan jumlah pasien yang terjangkit atau meninggal yang terus meningkat.

 

Hal itu tentu saja dapat menimbulkan rasa takut dan panik. Belum lagi harus menyesuaikan diri dengan anjuran dari pemerintah untuk diam di rumah dan melakukan physical distancing, yang mau tak mau sedikit menimbulkan jarak secara emosional antar manusia.

 

Bagi sebagian orang, hal ini tentu saja menimbulkan tantangan tersendiri, yang jika dibiarkan bisa memberikan tekanan mental. Efek psikologis yang ditimbulkan oleh wabah ini pun bisa berdampak serius bagi kesehatan mental kita. 

 

Puteri Aisyaffa S. Gz, Nutrition Specialist YOUVIT gummy multivitamin, memberikan contoh apa saja yang sudah termasuk ke dalam gangguan kesehatan mental yang dapat muncul karena stres menghadapi situasi ini.

 

Berikut beberapa di antaranya:

  • Takut dan khawatir tentang kesehatan diri sendiri dan kesehatan orang yang kamu cintai
  • Perubahan pola tidur atau makan
  • Sulit tidur atau berkonsentrasi
  • Memburuknya masalah kesehatan kronis
  • Meningkatnya penggunaan alkohol, tembakau, atau obat-obatan lainnya

 

Lalu, bagaimana mengatasinya?

 

Nah, apa yang terjadi kalau kamu mengalami salah satu dari gejala di atas, atau bahkan semuanya? Aisya memberikan 4 tips untuk mengatasinya, yang bisa kamu lakukan dengan disiplin:

 

1. Bijak memilah informasi

 

6 Tips Bijak Menggunakan Media Sosial untuk Para Milenial! - e-mas ...

 

Kurangi porsi menonton, membaca, atau mendengarkan berita dari televisi, media cetak, media sosial, maupun informasi yang dikirimkan dari WhatsApp group yang meresahkanmu.

 

Walaupun begitu, jangan menutup diri sepenuhnya dari informasi yang benar-benar penting. Kamu bisa memilah-milah informasi mana yang perlu diterima serta sikapi secara kritis dan bijak.

 

Untuk memudahkan, utamakan penerimaan informasi hanya dari sumber-sumber resmi dan terpercaya.

 

2. Jaga kondisi tubuh

 

Tips Menjaga Kondisi Tubuh Agar Tetap Fit dan Sehat

 

Meski belum ada obatnya, virus COVID-19 dapat dilawan dengan imunitas tubuh. Oleh sebab itu, konsumsi makanan yang mengandung nutrisi seimbang, seperti protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat.

 

Tak hanya menjaga kesehatan tubuh, asupan nutrisi yang cukup juga dapat menjaga kesehatan mentalmu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, berolahraga secara teratur, tidur cukup setiap hari, dan hindari alkohol dan obat-obatan terlarang.

 

3. Lakukan aktivitas yang kamu sukai

 

Gak Ke mana-mana Saat Liburan? 9 Hal Ini Bisa Kamu Lakukan di rumah

 

Selama menjalani karantina di rumah, tetaplah lakukan hobi atau aktivitas yang kamu sukai, misalnya membaca buku, menonton film, merajut, atau mencoba resep baru. Kegiatan-kegiatan ini bisa membantu kamu sedikit rileks dan merasa santai.

 

Tak hanya membantu meningkatkan produktivitas, melakukan hobi juga membantu kamu tidak fokus pada stres yang sedang dirasakan.

 

4. Tetap berkomunikasi dengan orang lain

 

7 free video call apps to keep you connected during outbreak ...

 

Jika kamu merasakan stres atau lebih tertekan dari hari-hari biasanya, cobalah untuk mengakui dan tidak malu dengan perasaan itu. Memang tidak mudah, namun hal yang kamu alami ini wajar dan mungkin juga dirasakan oleh banyak orang lainnya di seluruh dunia.

 

Tetap luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga, sahabat, teman, dan rekan kerjamu, baik melalui pesan singkat, telepon, atau video call. Jika perlu, ceritakan mengenai kekhawatiran dan ungkapkan kecemasan yang kamu rasakan.

 

Dengan cara ini, tekanan yang dirasakan dapat sedikit berkurang sehingga kamu bisa merasa lebih tenang.



Hubungi penyedia layanan kesehatan jika stres menghalangi kegiatan sehari-harimu selama beberapa hari berturut-turut.