Cara Membuat Popcorn jadi Camilan Sehat

Mendadak lapar tengah malam? Atau butuh camilan yang menemani kegiatan bersantai melepas penat sambil menonton serial film kesayangan? 

 

Meski rasa lapar bisa ditahan (sementara) dengan minum air putih, tentunya tak ada salahnya membuat camilan sehat yang bisa meredakan perut keroncongan atau menemani serunya melakukan aktivitas favorit bersama keluarga.

 

Nah, Nutrition Expert YOUVIT gummy multivitamin Puteri Aisyaffa S. Gz menyarankan kamu untuk memilih camilan tengah malam yang 'lebih aman' alias tidak membuat kamu merasa bersalah di keesokan harinya. Kamu bisa meniru cara membuat popcorn jadi camilan sehat berikut ini, lho! 


1. Menggunakan metode pemasakan yang tepat

 

Yuk! Bikin Popcorn Renyah Anti Gosong dengan 5 Langkah Ini 

 

Metode pembuatan popcorn dengan cara Air-popped (atau yang biasa ditemui saat menonton bioskop) memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan saat kita menggunakan microwave, karena metode air-popped hanya menggunakan sedikit minyak sedangkat ketika ingin membuat popcorn dengan microwave umumnya menggunakan biji jagung dalam kemasan yang mengandung lemak cukup tinggi. Jika ingin mengonsumsi popcorn handmade, sebaiknya menggunakan pan yang dipanaskan di atas kompor, dan dalam proses pemasakkannya menggunakan minyak rendah lemak seperti minyak zaitun atau minyak canola.

 

2. Menentukan jumlah porsi makan

 

Cara Membuat Popcorn Rasa Caramel

 

Ingat, sharing is caring! Kamu dianjurkan hanya mengonsumsi popcorn sebanyak 1 cup atau sebanyak kurang lebih 30 – 40 gram dalam sekali makan. Mengonsumsi camilan popcorn sebanyak 1 bucket (seperti yang sering kita lakukan kalau nonton film di bioskop!) lebih memiliki kandungan kalori dan lemak yang sangat tinggi dan dapat meningkatkan berat badan. Jika terlanjur membeli atau membuat 1 bucket, lebih baik berbagi dengan anggota keluarga yang lain atau teman! Hemat dan sehat bersama!

 

3. Hindari penggunaan butter!

 

100-Calorie Snacks That Satisfy

 

Butter pada popcorn bisa dijadikan topping karena akan menambah rasa, akan tetapi sebaiknya menghindari penggunaan butter karena butter memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis minyak yang ada. Sebaiknya jika ingin memasak popcorn menggunakan minyak zaitun ataupun minyak canola yang memiliki kandungan lemak yang lebih rendah. Jika ingin tetap menggunakan butter, sebaiknya hanya menggunakan sedikit saja seperti 1 sendok teh di setiap penggunaannya.

 

4. Berhati-hati saat memilih popcorn dalam kemasan

 

9 Healthiest Microwave Popcorn Brands | Eat This Not That

 

Saat ini sudah cukup banyak popcorn dalam kemasan yang dapat dengan mudah dimasak di rumah. Akan tetapi, jangan lupa untuk memperhatikan komposisi bahan yang digunakan di dalam makanan kemasan tersebut. Soalnya biasanya terdapat tambahan pemanis dan bahan kimia lainnya. Contohnya, ketika pada kemasan dinyatakan terdapat truffle oil atau bubuk keju, yang harus diingat adalah kedua bahan tersebut bisa saja hanya bahan kimia tambahan atau artificial yang jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan peningkatan tekanan darah atau kondisi lainnya di dalam tubuh.

 

5. Tambahkan topping yang sehat namun rendah kalori

 

10 Healthy Microwave Popcorn Recipes

 

Untuk menambahkan cita rasa pada popcorn, memang sebaiknya dapat dengan bijak memilih topping mana yang ingin ditambahkan. Tujuannya adalah, selain untuk meningkatkan cita rasa, hal ini juga akan membuat konsumsi popcorn lebih sehat karena adanya pembatasan jumlah kalori dan lemak yang terdapat pada topping. Beberapa pilihan topping yang dapat ditambahkan adalah; keju leleh (yang dilelehkan sendiri, sedikit saja, tidak terlalu banyak), cabai jalapeno, saus pedas, selai kacang, dan lainnya. Pastikan topping yang ditambahkan memiliki kandungan kalori yang tidak berlebihan.



Selain menjaga pola makan dan ngemil yang sehat, jangan lupa juga untuk mengonsumsi YOUVIT gummy multivitamin #1gummysetiaphari dengan rasa mix berry yang enak dan praktis dikonsumsi untuk memaksimalkan zat gizi di dalam tubuhmu, ya!

Comments (0)

Leave a comment