Olahraga Saat New Normal: Perlukah Pakai Masker Saat Lari?

Protokol kesehatan di saat pandemi virus corona meminta kita semua untuk memakai masker, namun bagaimana saat olahraga? Haruskah kita lari pakai masker?

 

Menurut Nutrition Expert YOUVIT gummy multivitamin Puteri Aisyaffa S. Gz, lari merupakan salah satu olahraga dengan intensitas yang tergolong sedang ke tinggi.

 

Menggunakan masker pada saat melaksanakan olahraga dengan intensitas tinggi dapat mengakibatkan adanya gangguan pernapasan karena kurangnya oksigen yang masuk ke saluran pernapasan. 

 

Jadi, Sebaiknya Lari Pakai Masker atau Tidak?

 

“Sebaiknya, pada saat berlari tidak usah menggunakan masker, tetapi menggunakan face shield. Selain itu, sebaiknya juga memberikan jarak antara kita dengan pelari yang lain,” kata Aisya.

 

Lalu berapa jarak yang tepat antara kita dengan pelari yang lain? Aisya menyarankan untuk menjaga jarak aman sejauh 6 meter agar droplet dari pelari lainnya tidak terpapar ke tubuh kita saat berlari.

 

Banyak Dicari, Ternyata 'Face Shield' Tak Efektif Halau Virus Korona

 

Kenapa Lari Pakai Masker saat New Normal Tidak Dianjurkan?

 

Lebih lanjut Aisya memaparkan bahaya melakukan olahraga berintensitas tinggi seperti lari pakai masker. Menurutnya, gangguan pernapasan yang bisa terjadi saat kita lari pakai masker adalah sesak napas yang dapat berujung pada hilangnya kesadaran (pingsan). 

 

Hal ini disebabkan karena saat kita beraktivitas fisik, terjadi peningkatan detak jantung, sehingga kita membutuhkan pasokan oksigen yang lebih banyak. Nah, jika pasokan oksigen terhambat, beberapa orang akan mengalami sesak dan sakit kepala ringan.

 

Selain itu, masker yang berbahan kertas atau masker bedah misalnya, apabila sudah basah terkena keringat, akan kehilangan kemampuannya sedikit untuk menghalangi kuman. Jadi, efektivitasnya sangat rendah.

 

WHO Bahkan Tak Anjurkan Lari Pakai Masker

 

Pertengahan Juni lalu, lewat Instagram resminya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberikan informasi mengenai olahraga pakai masker di era new normal. Di dalam unggahannya, WHO menjelaskan bahwa orang yang hendak berolahraga sebaiknya tidak memakai masker karena mengganggu kenyamanan bernapas. 

 

“Keringat dapat membuat masker basah lebih cepat, sehingga mempersulit kegiatan bernapas dan meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme. Pencegahan virus corona yang bisa dilakukan saat berolahraga adalah menjaga jarak satu sama lain (physical distancing),” kata WHO. 

 

Meski begitu, ada baiknya kamu tetap membawa masker saat berolahraga di luar rumah atau ruang publik untuk digunakan sebelum dan sesudah berlari, terutama jika bertemu dengan teman-teman atau tidak bisa menghindar kerumunan yang akan atau sudah selesai berolahraga.

 

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi YOUVIT gummy multivitamin #1gummysetiaphari dengan rasa mix berry yang enak dan praktis dikonsumsi agar badan tetap fit ya! 

Comments (0)

Leave a comment