Article Detail

Tidur di Bulan Puasa Juga Ada Aturan Mainnya, Cek Dulu yang Benar di Sini!

Memasuki bulan puasa, tak hanya pola makan saja yang berbeda dari biasanya, melainkan pola tidur pun demikian. Hal ini dikarenakan adanya keharusan untuk bangun pada dini hari untuk makan sahur yang membuat jam tidur malam menjadi berkurang. Malah ada juga yang sengaja memilih untuk tidak tidur hingga waktunya sahur, karena takut tidak bisa bangun. Alhasil, jam tidur pun berantakan!

 

Jika hal tersebut dibiarkan, tentu saja dapat membuat puasa yang kamu jalankan jadi tidak lancar. Perubahan pola tidur di bulan puasa yang kerap terjadi ini tanpa disadari membuat kita sering lemas dan mengantuk di siang hari. Akibatnya produktivitas pun menurun. Selain itu, menurut Rachel Olsen B.Sc, Nutrition Expert YOUVIT gummy multivitamin, kalau tidak tidur cukup selama 7-9 jam, kita bisa terkena risiko meningkatnya peradangan dalam tubuh yang akan menurunkan imunitas tubuh!

 

Tetapi sangat susah ya, untuk tidur selama 7 jam di saat bulan puasa? Nah, Rachel punya tips ampuh yang bisa kamu ikuti supaya pola tidur di bulan puasa tetap teratur dan imunitas tubuh tetap terjaga!

 

1. Coba tidur siang

Banyak yang menghindari tidur siang karena menganggap kegiatan ini hanya untuk anak kecil atau bikin kita tidak produktif. Padahal sebenarnya tidur siang itu baik untuk kesehatan, asal tidak kebablasan sampai sore. Studi dari Journal Science Reports 2018, mengatakan bahwa tidur siang selama 20 menit atau lebih sangat baik.

Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa tidur siang meningkatkan berbagai kemampuan kognitif, termasuk memori episodik, regulasi emosi, keterampilan prosedural, dan konsentrasi. Tidur siang juga merupakan salah satu cara sehat untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas, meningkatkan kinerja atlet, dan membantu orang untuk mengatasi kelelahan karena bekerja dengan sistem shift 


2. Tidur lebih cepat

Nah, kalau kamu bukan tipe orang yang bisa dengan mudah tidur siang meski sudah berkali-kali mencobanya, kamu bisa pakai strategi berikutnya, yaitu tidur lebih cepat. Kamu bisa mulai beraktivitas mulai dari makan sahur. Jadi jam tidur tetap terjaga selama 7 jam.

 

3. Jauhkan diri dari gadget

Kedua hal ini merupakan distraksi yang pastinya bikin kamu susah tidur, baik itu di siang hari maupun malam hari. Jadi sebaiknya saat sudah mau tidur, kamu sudah menjauhkan diri dari segala macem gadget ya!

Menurut penelitian dari seorang profesor dari Universitas Monash, Shantha Rajaratnam, cahaya layar yang menyala dari ponsel dan tablet ternyata dapat mengganggu siklus tidur dari tubuh. Semakin dekat cahaya layar ke wajah, maka kita akan semakin sulit untuk tidur.

 

4. Hindari berbuka dengan minuman yang mengandung kafein

Kandungan kafein inilah yang membuat kamu bisa tetap terjaga walaupun sudah tengah malam. Hal ini disebabkan karena kafein bekerja dalam tubuh menghasilkan senyawa yang membuat kamu terhindar dari rasa kantuk.

Kafein dapat mengganggu tidur, membuat sulit tertidur sehingga waktu tidur berkurang. Kafein juga dapat membuat kita susah untuk mendapatkan tidur nyenyak atau jam tidur nyenyak jadi berkurang.

5. Konsumsi Omega-3


Omega-3 membantu fungsi otak untuk tidur yang lebih baik dan juga untuk menurunkan hormon kortisol yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap stres. Omega-3 ini bisa kamu dapatkan dari kelompok ikan makarel, seperti ikan tenggiri dan ikan kembung, ikan salmon, tiram, sarden, ikan teri, biji rami dan biji chia, kacang kenari, kedelai.

Selain itu kamu juga bisa mengonsumsi YOUVIT Omega-3 yang mengandung minyak ikan dengan rasa jeruk untuk menambah asupan Omega-3 setiap hari.